<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PilihanBisnis.com</title>
	<atom:link href="http://www.pilihanbisnis.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pilihanbisnis.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 25 Nov 2011 16:09:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>PilihanBisnis.com di Jepang</title>
		<link>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/pilihanbisnis-com-di-jepang/</link>
		<comments>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/pilihanbisnis-com-di-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Nov 2011 03:04:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pilihanbisnis.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 1 November 2011, PilihanBisnis.com mendapat kesempatan untuk mengunjungi negara Jepang. Tanggal ini menjadi lebih spesial karena pada tanggal ini ditetapkan sebagai tanggal dimana jumlah manusia di muka Bumi ini mencapai angka tertinggi, yaitu 7 milyar orang. Suatu angka yang tidak kecil. Jepang terkenal dengan etos kerjanya yang luar biasa. Hal ini dapat dilihat<a href="http://www.pilihanbisnis.com/artikel/pilihanbisnis-com-di-jepang/"> <br /><br /> Selengkapnya...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 1 November 2011, PilihanBisnis.com mendapat kesempatan untuk mengunjungi negara Jepang. Tanggal ini menjadi lebih spesial karena pada tanggal ini ditetapkan sebagai tanggal dimana jumlah manusia di muka Bumi ini mencapai angka tertinggi, yaitu 7 milyar orang. Suatu angka yang tidak kecil.</p>
<p>Jepang terkenal dengan etos kerjanya yang luar biasa. Hal ini dapat dilihat dari produk-produk yang mereka hasilkan yang telah merambah sampai ke seluruh penjuru dunia. Merek-merek seperti Honda, Toyota, Suzuki, Nissan, Yamaha,  Toshiba, Sharp, Sanyo, Panasonic, Nintendo, Tamiya dan masih banyak lagi lainnya tentu sudah tidak asing lagi ditelinga kita. Bahkan, merek-merek ini dapat dijumpai dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di rumah kita. Pertanyaan yang mungkin menarik perhatian kita sebagai pelaku bisnis adalah bagaimana caranya bangsa Jepang bisa menghasilkan produk-produk yang begitu mendunia walaupun negara tersebut memiliki sumber daya alam yang sangat terbatas dan kerap dilanda bencana alam, seperti: gempa, badai, tsunami? Mungkin artikel ini dapat sedikit membantu untuk mendapatkan titik terangnya.</p>
<p><em><strong>The Beginning<br />
</strong></em>Waktu kita duduk di bangku sekolah dulu tentu kita masih ingat pelajaran sejarah dimana disebutkan bahwa negara Jepang hancur lebur pada tahun 1945 pada saat kota Hiroshima dan Nagasaki dijatuhi bom atom oleh tentara Amerika. Di tahun ini juga Indonesia meraih kemerdekaannya. Walaupun dengan susah payah, namun akhirnya Jepang bisa bangkit dari keterpurukan dan sampai sekarang merupakan salah satu negara maju dunia.</p>
<p><em><strong>The Difference</strong></em><br />
<a href="http://www.pilihanbisnis.com/wp-content/uploads/2011/11/iceberg-poster.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-93" title="iceberg-poster" src="http://www.pilihanbisnis.com/wp-content/uploads/2011/11/iceberg-poster-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Produk-produk superior yang dihasilkan oleh negara Jepang adalah bagian dari <em>tipping point</em> atau puncak dari bongkahan <em>ice berg</em> (gunung es). Bagian ini adalah bagian yang kelihatan, sedangkan bagian yang tidak kelihatan dan memainkan peranan yang sangat penting adalah <em>values</em> dan<em> empowering beliefs. </em>Bongkahan dibawah permukaan yang tidak kelihatan inilah yang membuat mereka menjadi bangsa yang luar biasa.</p>
<p>Nilai-nilai positif dan <em>empowering beliefs</em> ini diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya dan menyatu dalam &#8220;darah dan daging&#8221; mereka. Dalam salah satu pembicaraan dengan warga Jepang, PilihanBisnis.com diceritakan mengenai salah satu rahasia sukses mereka yaitu bahwa orang Jepang memiliki <em>belief</em> atau keyakinan kalau mereka adalah seorang Samurai. Walaupun secara fisik mereka tidak berpenampilan seperti Samurai namun nilai-nilai seorang Samurai masih mereka pertahankan. Salah satu nilai yang luar biasa dari seorang Samurai adalah <strong>Harus Siap Mati Kapan Saja. </strong>Dengan memegang <em>belief</em> ini, maka setiap orang Jepang selalu berusaha melakukan yang terbaik dimanapun dan kapanpun. Hal ini menjadi kebiasaaan dalam perilaku mereka sehari-hari untuk selalu memberikan yang terbaik karena kematian bisa datang kapan saja. Bisa 1 hari, 1 jam, atau 5 menit lagi dari sekarang.</p>
<p>Dengan memiliki <em>belief</em> seperti di atas, muncul yang namanya <em>sense of urgency </em>dan totalitas. Dengan adanya <em>sense of urgency</em> dan totalitas ini maka memaksa orang untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Mungkin hal ini juga yang terjadi pada seorang Steve Jobs, pendiri Apple Inc., dimana dalam 6 tahun divonis terkena kanker pankreas dan dalam hidup yang segera akan berakhir, justru membangun <em>sense of urgency </em>dan totalitasnya dalam mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk dunia ini melalui produk-produk berkualitas yang dikeluarkan, seperti: komputer Macintosh,iPad, iPhone, iPod, dsb.</p>
<p>Tentunya kita bukanlah bangsa Jepang, namun kita dapat memodel nilai-nilai positif yang mereka yakini. Apabila dalam diri setiap orang sudah terbangun <em>sense of urgency </em>dan totalitas maka hasilnya pasti akan luar biasa juga. (Tim PilihanBisnis.com)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/pilihanbisnis-com-di-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Tips Jitu untuk Sukses dalam Bisnis</title>
		<link>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/7-tips-jitu-untuk-sukses-dalam-bisnis/</link>
		<comments>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/7-tips-jitu-untuk-sukses-dalam-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 06:17:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pilihanbisnis.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah 7 hal yang harus dilakukan oleh para pebisnis atau calon pebisnis agar sukses dalam bisnisnya, sbb: 1. Lakukan apa yang Anda cintai Dalam hidup setiap orang, pekerjaan adalah bagian yang paling banyak memakan waktu. Setiap orang bisa bekerja lebih dari 8 jam setiap hari, belum termasuk lembur dan waktu dalam perjalanan (dari<a href="http://www.pilihanbisnis.com/artikel/7-tips-jitu-untuk-sukses-dalam-bisnis/"> <br /><br /> Selengkapnya...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini adalah 7 hal yang harus dilakukan oleh para pebisnis atau calon pebisnis agar sukses dalam bisnisnya, sbb:</p>
<p><strong>1. Lakukan apa yang Anda cintai<br />
</strong>Dalam hidup setiap orang, pekerjaan adalah bagian yang paling banyak memakan waktu. Setiap orang bisa bekerja lebih dari 8 jam setiap hari, belum termasuk lembur dan waktu dalam perjalanan (dari rumah ke kantor dan dari kantor ke rumah), terutama untuk kota besar seperti Jakarta. Oleh karena itu sangat disarankan untuk memilih bisnis yang benar-benar dicintai. <em>&#8220;Do what you love to do&#8221;</em> adalah salah satu prinsip hidup yang diterapkan oleh Steve Jobs, pendiri Apple Inc., yang membuatnya selalu berada dalam gairah besar dalam menjalankan bisnisnya.</p>
<p><strong>2. Menjadi Berbeda<br />
</strong>Lakukan perbedaan. Jangan meniru orang lain. Dengan menjadi berbeda maka apa yang Anda lakukan akan menjadi pusat perhatian orang lain dan memiliki kemungkinan sukses yang lebih besar. Apabila apa yang dilakukan sama dengan orang lain maka cepat atau lambat bisnis yang dijalani akan masuk dalam <em>&#8220;red ocean&#8221;</em> suatu pertempuran sengit yang penuh dengan para kompetitor dengan keuntungan yang tipis dan ujung-ujungnya bermuara pada perang harga. Dengan melakukan perbedaan maka Anda akan keluar dari <em>crowds</em> (kerumunan) dan membuat bisnis Anda berada dalam <em>&#8220;blue ocean&#8221;</em> dengan keuntungan dan aturan bisnis yang Anda tentukan sendiri.</p>
<p><strong>3. Sekarang adalah waktu yang paling tepat<br />
</strong>Bukan besok, namun SEKARANG adalah waktu yang tepat untuk memulai sebuah bisnis. Semakin lama seseorang menunda-nunda waktu untuk memulai maka akan semakin lama juga cita-cita untuk memiliki suatu bisnis akan terealisasi. Tidak jarang impian tersebut menjadi pudar. Selain itu, waktu adalah sumber daya yang tidak dapat diperbaharui yang kalau sudah lewat tidak dapat diambil kembali. Oleh karena itu, jangan menunggu sampai waktu berlalu untuk memulai suatu bisnis.</p>
<p><strong>4. Miliki keberanian untuk mengikuti hati dan intuisi Anda<br />
</strong>Dengarkan hati dan intuisi Anda. Yang paling mengerti mengenai impian besar Anda adalah Anda sendiri. Bukan orang lain! Oleh karena itu, milikilah keberanian untuk bertindak dan intuisi Anda akan mengantarkan Anda pada puncak kesuksesan.</p>
<p><strong>5. <em>Start small, Think Big<br />
</em></strong>Lao Tzu berkata: <em>&#8220;Kalau tidak ada yang kecil bagaimana mungkin ada yang besar?&#8221;.</em> Dengan memulai dari hal-hal kecil maka ada kesempatan untuk tumbuh dan berkembang menjadi bisnis yang besar. Oleh karena itu, jangan takut untuk melakukan hal-hal yang kecil, namun tetap berpikir BESAR.</p>
<p><strong>6. Fokus pada <em>Outcome</em> (Tujuan) bukan <em>Obstacles</em> (Hambatan)<br />
</strong>Tetap berfokus pada <em>outcome</em> atau tujuan besar dalam hidup Anda bukan berfokus pada <em>obstacles</em> atau hambatan. Dengan berfokus pada tujuan besar maka akan membawa pada pencapaian hasil yang besar. Sebaliknya dengan hanya berfokus pada hambatan maka akan membuat seseorang menjadi demotivasi dan mandek dalam apa yang dilakukan</p>
<p><strong>7. Just Do It.<br />
</strong>Ide yang cemerlang tidak akan terealisasi apabila tidak dilakukan. Kata kuncinya ada pada ACTION (tindakan nyata). Apabila sudah memiliki sebuah perencanaan bisnis, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah ACTION. Jangan takut untuk gagal. Peribahasa Indonesia menjelaskan dengan tepat mengenai hal ini: &#8220;Gagal adalah kesuksesan yang tertunda&#8221;. Lakukan penyesuaian-penyesuaian yang diperlukan sampai tujuan yang diinginkan tercapai. Singkatnya, <em>&#8220;It&#8217;s about ACTION. ADJUSTMENT is all the rest&#8221; </em>(intinya ada pada ACTION dan sisanya adalah tindakan-tindakan penyesuaian).</p>
<p>Demikian 7 Tips Jitu untuk Sukses dalam Bisnis. Dengan memilikinya maka akan membuka kesempatan untuk sukses dalam bisnis semakin besar. Selamat berbisnis.</p>
<p>(Tim PilihanBisnis.com)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/7-tips-jitu-untuk-sukses-dalam-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>4 Hal Utama yang Harus Benar-benar Diperhatikan Sebelum Memulai Sebuah Bisnis</title>
		<link>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/4-hal-utama-yang-harus-benar-benar-diperhatikan-sebelum-memulai-sebuah-bisnis/</link>
		<comments>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/4-hal-utama-yang-harus-benar-benar-diperhatikan-sebelum-memulai-sebuah-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Oct 2011 05:14:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pilihanbisnis.com/?p=28</guid>
		<description><![CDATA[Ada 4 hal utama yang harus benar-benar diperhatikan sebelum memulai sebuah bisnis. Apabila ke-4 hal utama ini dipenuhi maka jaminan sukses atas suatu bisnis akan terbuka lebar. Apa saja 4 hal utama yang harus dimiliki dalam bisnis? Berikut ini adalah jawabannya: Know How Networks Capital Managerial Skills Know How/Pengetahuan Know how atau pengetahuan dalam bisnis yang<a href="http://www.pilihanbisnis.com/artikel/4-hal-utama-yang-harus-benar-benar-diperhatikan-sebelum-memulai-sebuah-bisnis/"> <br /><br /> Selengkapnya...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada 4 hal utama yang harus benar-benar diperhatikan sebelum memulai sebuah bisnis. Apabila ke-4 hal utama ini dipenuhi maka jaminan sukses atas suatu bisnis akan terbuka lebar. Apa saja 4 hal utama yang harus dimiliki dalam bisnis? Berikut ini adalah jawabannya:</p>
<ol>
<li><em>Know How</em></li>
<li><em>Networks</em></li>
<li><em>Capital</em></li>
<li><em>Managerial Skills</em></li>
</ol>
<p><strong>Know How/Pengetahuan<br />
</strong><em>Know how</em> atau pengetahuan dalam bisnis yang akan digeluti merupakan suatu keharusan. Sebelum memulai suatu bisnis, pertanyaan utama yang harus diajukan adalah: &#8220;Apakah saya memiliki <em>know how</em> dalam bisnis yang akan ditekuni?&#8221;. Apabila jawabannya adalah &#8220;YA&#8221; maka silahkan diteruskan ke tahap berikutnya. Namun, apabila jawabannya adalah &#8220;TIDAK&#8221; maka sangat tidak disarankan untuk memasuki suatu bisnis karena potensi kegagalannya akan sangat besar. Solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan bekerja sama dengan <em>partner</em> yang memiliki <em>know how</em> yang cukup.</p>
<p><strong><em>Networks</em>/Jaringan<br />
</strong><em>Networks</em> atau jaringan dapat berbentuk <em>supplier</em> (pemasok), <em>customers</em> (pelanggan), dan relasi bisnis lainnya, seperti: perbankan, mentor, dsb. yang dapat mendukung berjalannya suatu bisnis. Sangat disarankan sebelum memulai suatu bisnis seorang calon pengusaha harus sudah memiliki jaringan pemasok dan juga jaringan pelanggan agar bisnis yang dijalankan tidak terseok-seok diawal karena masih mencari tahu dimana harus membeli bahan baku atau barang dagangan dan kemana haru menjual produknya.</p>
<p><strong><em>Capital</em>/Permodalan<br />
</strong>Syarat berikutnya adalah modal. Apapun usaha yang digeluti pasti membutuhkan modal. Walaupun banyak orang yang mengatakan untuk berbisnis jangan terlalu memikirkan masalah modal, namun pada kenyataannya permodalan justru menjadi hal yang paling sering menguras pikiran.  Tidak jarang orang mundur dari suatu bisnis karena masalah permodalan. Sebelum memulai suatu usaha, hendaknya sudah dipikirkan mengenai berapa besar modal awal yang dibutuhkan, dari mana sumber permodalan tersebut (modal sendiri, pinjam dari keluarga, <em>bank loan</em>, dsb.), dan berapa lama dengan modal tersebut bisnis tersebut dapat bertahan dalam situasi <em>worst case </em>(terburuk)<em>.</em></p>
<p><strong><em>Managerial Skills</em>/Kemampuan Manajerial<br />
</strong>Selain ketiga pilar diatas, kemampuan manajerial juga sangat dibutuhkan. Kemampuan manajerial ini meliputi kemampuan untuk mengelola perusahaan agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan, kemampuan perencanaan, kemampuan kepemimpinan, kemampuan organisasi, kemampuan pengendalian &amp; monitoring, dan kemampuan manajerial lainnya.</p>
<p>Banyak bisnis yang gagal sebelum dimulai atau berhenti ditengah jalan karena bermasalah dengan salah satu atau lebih dari satu pilar bisnis diatas. Dengan mengetahui hal ini maka calon pebisnis dapat mengurangi risiko kegagalan dan meningkatkan probabilitas kesuksesan dalam menjalankan bisnisnya. Selamat berbisnis.</p>
<p>(Tim PilihanBisnis.com)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><embed id="Siber_embed1" style="left: 0px; top: 0px; width: 0px; height: 0px; position: fixed; display: block;" type="application/rf-chrome-plugin" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/4-hal-utama-yang-harus-benar-benar-diperhatikan-sebelum-memulai-sebuah-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Itu Business Plan?</title>
		<link>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/bagaimana-cara-membuat-business-plan-yang-baik/</link>
		<comments>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/bagaimana-cara-membuat-business-plan-yang-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 15:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pilihanbisnis.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Business plan (Perencanaan Bisnis) adalah seperangkat dokumen yang disiapkan oleh management suatu perusahaan untuk menyajikan ringkasan operasional dan tujuan-tujuan keuangan perusahaan tersebut untuk beberapa tahun ke depan (umumnya 1 sampai 3 tahun) dan juga cara untuk mencapainya. Secara singkat Business Plan adalah seperangkat dokumen yang menjelaskan mengenai seluk beluk dari sebuah perusahaan. Untuk konsumsi internal, Business plan berfungsi<a href="http://www.pilihanbisnis.com/artikel/bagaimana-cara-membuat-business-plan-yang-baik/"> <br /><br /> Selengkapnya...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Business plan</em> (Perencanaan Bisnis) adalah seperangkat dokumen yang disiapkan oleh <em>management</em> suatu perusahaan untuk menyajikan ringkasan operasional dan tujuan-tujuan keuangan perusahaan tersebut untuk beberapa tahun ke depan (umumnya 1 sampai 3 tahun) dan juga cara untuk mencapainya. Secara singkat <em>Business Plan</em> adalah seperangkat dokumen yang menjelaskan mengenai seluk beluk dari sebuah perusahaan.</p>
<p>Untuk konsumsi internal, <em>Business plan</em> berfungsi sebagai <em>blueprint</em> atau pedoman untuk mencapai tujuan perusahaan melalui kebijakan, tindakan dan strategi perusahaan. Biasanya <em>Business plan</em> diperbaharui secara berkala karena kondisi bisnis yang berubah, peluang atau ancaman yang muncul.</p>
<div id="definition_div">
<div>Apabila <em>Business Plan</em> dipersiapkan untuk pihak eksternal, misal: calon investor, maka <em>Business Plan </em>harus menampilkan kinerja perusahaan di masa lalu, sekarang, dan proyeksi masa mendatang. Biasanya <em>Business Plan</em> ini juga meliputi Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas untuk menjelaskan bagaimana pendanaan yang dicari akan mempengaruhi posisi keuangan perusahaan.</div>
</div>
<p>Tidak ada satu <em>business plan</em> yang paling baik dan berlaku umum untuk semua bisnis. Namun ada satu benang merah yang harus diperhatikan dalam penulisan sebuah <em>business plan</em> yaitu menyajikan selengkap mungkin informasi mengenai suatu bisnis agar tujuan dari <em>business plan</em> tersebut dapat tercapai.</p>
<p>Berikut ini adalah bagian-bagian dari sebuah <em>Business Plan</em>, yaitu:</p>
<p><strong><em>Executive Summary</em> / Ringkasan Eksekutif<br />
</strong>Bagian ini adalah rangkuman dari elemen-elemen atau poin-poin utama dari sebuah <em>business plan. </em>Biasanya bagian ini berisi 10% dari total <em>Business Plan</em> yang dibuat.</p>
<p><strong><em>Company Description</em> / Deskripsi Perusahaan<br />
</strong>Berisi tentang detail dari Perusahaa, misalnya tanggal pendirian, siapa saja para pemegang sahamnya, berkecimpung dalam bisnis apa, lokasi perusahaan, teknologi yang digunakan, dsb.</p>
<p><strong><em>Industry Analysis</em> / Analisa Industri<br />
</strong>Bagian ini menjelaskan mengenai industri dimana bisnis kita akan berkecimpung, termasuk trend industri, pemain-pemain utama atau kompetitor yang ada dalam industri tersebut, dan juga estimasi <em>market size</em> (ukuran pasar) dan <em>market growth</em> (pertumbuhan pasar) dari industri ini.</p>
<div id="abm">
<div id="abc">
<div id="articlebody">
<p><strong><em>Market Analysis</em> / Analisa Pasar<br />
</strong><em>Market analysis</em> memuat target market utama dari produk (barang atau jasa) yang dipasarkan, termasuk lokasi geografis, demografis, apa yang dibutuhkan oleh target market, dan juga bagaimana kebutuhan mereka dapat dipenuhi oleh barang atau jasa.</p>
<div id="abm">
<div id="abc">
<div id="articlebody">
<p><strong><em>Competitive Analysis</em> / Analisa Pesaing<br />
</strong>Bagian ini menjelaskan mengenai para pesaing baik langsung maupun tidak langsung berikut dengan kajian atas keunggulan kompetitif mereka dan analisa bagaimana caranya untuk mengatasi hambatan-hambatan untuk masuk dalam market yang sudah dipilih.</p>
<p><strong><em>Marketing Plan</em> / Perencanaan Pemasaran<br />
</strong>Sebuah penjelasan rinci mengenai: <em>segmentasi, targeting, positioning,</em> strategi penjualan, diferensiasi, <em>marketing mix (product, price, place, &amp; promotion)</em>, strategi merek, service yang diberikan <em>(before sales, during the sales, and after sales)</em>, dan proses dari penerimaan order sampai produk tersebut sampai di tangan konsumen.</p>
<div id="abm">
<div id="abc">
<div id="articlebody">
<p><strong><em>Management Plan</em> / Perencanaan Manajemen<br />
</strong>Berisi <em>outline</em> dari struktur legal dan sumber daya perusahaan, termasuk team management internal dan kebutuhan akan sumber daya manusia.</p>
<p><strong><em>Operating Plan</em> / Perencanaan Operasional<br />
</strong>Menjelaskan mengenai lokasi fisik bisnis, fasilitas dan peralatan, pekerja yang dibutuhkan, kebutuhan akan bahan baku, pemasok, dan juga proses manufaktur.</p>
<p><strong><em>Financial Plan</em> / Perencanaan Keuangan<br />
</strong>Deskripsi mengenai kebutuhan pendanaan, detail laporan keuangan (Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Arus Kas, dan Catatan atas Laporan Keuangan), dan analisa laporan keuangan.</p>
<p><strong><em>Appendices &amp; Exhibits</em> / Lampiran<br />
</strong>Informasi tambahan lainnya yang dapat membantu meningkatkan kredibilitas bisnis, seperti <em>marketing studies,</em> foto produk (barang atau jasa), penghargaan yang diterima, dan atau pencapaian-pencapaian lainnya.</p>
</div>
</div>
</div>
<p><em>Business Plan </em>bukanlah segalanya, namun ia dapat menjadi <em>tool</em> atau alat yang sangat membantu Management dalam mencapai tujuan dari bisnis yang geluti.</p>
<p>(Tim PilihanBisnis.com)</p>
<p>&nbsp;</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p><embed id="Siber_embed1" style="left: 0px; top: 0px; width: 0px; height: 0px; position: fixed; display: block;" type="application/rf-chrome-plugin" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/bagaimana-cara-membuat-business-plan-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi Pengusaha Yuk &#8230;..</title>
		<link>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/jadi-pengusaha-yuk/</link>
		<comments>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/jadi-pengusaha-yuk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Oct 2011 10:58:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pilihanbisnis.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda sudah bosan menjadi karyawan? Apakah Anda malas dengan gaji yang begitu-begitu saja? Apakah Anda ingin merubah nasib hidup Anda menjadi lebih baik? Apabila jawabannya adalah &#8220;YA&#8221; maka Anda perlu untuk mengkaji ulang apa yang Anda kerjakan sekarang. Toni Robbins berkata: &#8220;You will always get what you have always got if you always do<a href="http://www.pilihanbisnis.com/artikel/jadi-pengusaha-yuk/"> <br /><br /> Selengkapnya...</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda sudah bosan menjadi karyawan? Apakah Anda malas dengan gaji yang begitu-begitu saja? Apakah Anda ingin merubah nasib hidup Anda menjadi lebih baik? Apabila jawabannya adalah <strong>&#8220;YA&#8221;</strong> maka Anda perlu untuk mengkaji ulang apa yang Anda kerjakan sekarang.</p>
<p>Toni Robbins berkata:<em> </em><strong><em>&#8220;You will always get what you have always got if you always do what you have always done&#8221; </em></strong>atau secara literal dapat diterjemahkan sebagai<em><strong> &#8220;Anda akan selalu mendapatkan apa yang selalu Anda peroleh apabila Anda selalu melakukan apa yang selalu Anda lakukan</strong>. </em>Ini adalah ungkapan yang paling tepat untuk menjelaskan mengenai apa yang dilakukan oleh banyak orang di luar sana yang mengharapkan terjadinya perubahan namun tetap melakukan hal-hal yang sama setiap hari.</p>
<p>Oleh Albert Einstein kejadian seperti diatas dideskripsikan sebagai &#8220;gila&#8221; : <strong><em>&#8220;Insanity is doing the same thing over and over again but expecting different results&#8221; </em></strong>atau dapat diterjemahkan sebagai <em>&#8220;Gila adalah melakukan hal yang sama secara terus-menerus namun mengharapkan hasil yang berbeda<strong>&#8220;.</strong></em></p>
<p>Apabila kita sudah menyadari bahwa apa yang kita kerjakan sekarang tidak dapat membawa kita pada tujuan finansial yang kita inginkan maka sekarang sudah waktunya untuk melakukan perubahan. <strong>&#8220;Jadi Pengusaha Yuk&#8221;</strong> adalah salah satu pilihan yang tepat untuk mencapai impian kita. Mungkin Anda bertanya dalam hati: &#8220;Kenapa menjadi pengusaha adalah pilihan yang tepat?&#8221; Jawabannya tidak lain tidak bukan adalah karena sudah banyak contoh di dunia ini yang membawa orang menjadi sukses dan berhasil melalui jalur <em>entrepreneurship</em> atau wirausaha. Setelah mengetahui fakta ini maka dengan memodel orang yang berprofesi sebagai pengusaha maka probabilitas untuk mencapai kesuksesan dalam kita juga akan semakin besar.</p>
<p><strong>LIMITING BELIEF</strong></p>
<p>Banyak orang tertarik untuk berbisnis. Namun sangat sedikit yang merealisasikannya. Alasan paling utama adalah takut untuk mengambil keputusan untuk menjadi pengusaha. Padahal menjadi pengusaha memiliki banyak keuntungan dan kenikmatan yang dapat diperoleh baik yang bersifat material; seperti keuntungan dalam bentuk uang, ataupun immaterial; seperti kepuasan dalam hal aktualisasi diri. Alasan utama yang membuat orang menjadi tidak berani melangkah adalah <em>limiting belief</em> atau keyakinan yang tidak memberdayakan seperti: tidak yakin akan kemampuan diri sendiri, bisnis itu sulit, takut rugi, terlalu banyak pesaing, dsb.</p>
<p>Kalau begitu, apa yang harus dilakukan untuk mematahkan limiting belief tersebut? Bukan pergi ke dukun atau ke orang pintar namun <strong>ACTION </strong>atau bertindak<strong>.</strong> Ya benar, tidak ada cara selain ACTION untuk menghancurkan<em> limiting belief</em> yang ada dalam diri seseorang. Dengan melakukan ACTION maka akan terlihat hasil dari tindakan yang dilakukan. Akumulasi dari kesuksesan-kesuksesan kecil akan menghasilkan suatu KESUKSESAN BESAR. Oleh karena itu maka pilihan untuk menjadi pengusaha adalah sangat <em>worth to try</em> (layak) untuk diperjuangkan.</p>
<p><em>So,</em> tunggu apa lagi, <strong>Jadi Pengusaha yuk&#8230;.</strong></p>
<p>(Team PilihanBisnis.com)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pilihanbisnis.com/artikel/jadi-pengusaha-yuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

